Teknik Sipil

Konstruksi Ramping (Lean Construction): Pengertian dan Konsepnya

Konstruksi ramping atau lean construction adalah pendekatan baru untuk merancang dan membangun pada industri konstruksi dengan tujuan meminimalisir waktu, tenaga dan pemborosan (waste) material. Lean construction memastikan proses pembangunan tidak memakan waktu yang lama dan biaya yang tinggi. Selain itu, konstruksi ramping mempunyai tujuan untuk memaksimalkan nilai (value) dan meminimalkan biaya baik pada proses perencanaan, […]

Konstruksi Ramping (Lean Construction): Pengertian dan Konsepnya Baca Selengkapnya »

CAD dan BIM: Pengertian dan Perbedaannya

Baik CAD dan BIM bisa digunakan secara bersamaan dan bergantian satu sama lain. Tergantung pada proses pembangunan dan kebutuhan informasi apa yang ingin diketahui pada proses pekerjaannya. Oleh karena itu, bagi Anda yang bekerja di industri konstruksi, penting untuk bisa membedakan keduanya baik secara defenisi maupun perbedaannya. Pengertian CAD dan BIM CAD (Computer Aided Design)

CAD dan BIM: Pengertian dan Perbedaannya Baca Selengkapnya »

Mutu Beton f’c dan K Serta Cara Konversinya

Seperti yang kita ketahui, beton terdiri dari beberapa material pembentuknya seperti semen, agregat kasar dan halus, air ataupun dengan bahan tambahan lainnya seperti fly ash, misalkan. Komposisi material pembentuk beton tersebut menjadi salah satu faktor dari kuat tekan beton. Kuat tekan beton merupakan parameter untuk menyatakan nilai mutu beton. Jadi, dapat disimpulkan bahwa mutu beton

Mutu Beton f’c dan K Serta Cara Konversinya Baca Selengkapnya »

Beton Pracetak: Pengertian, Sistem dan Kelebihannya

Mulainya industri beton pracetak atau precast modern pertama kali pada tahun 1900-an di Inggris oleh seorang engineer yang bernama John Alexander Brodie menemukan bahwa dari beberapa komponen beton pracetak jika disatukan dapat membangun struktur yang bekerja secara efisien. Beliau adalah orang pertama yang mendapatkan hak paten untuk proses pembuatan bangunan dengan sistem pracetak. Struktur beton

Beton Pracetak: Pengertian, Sistem dan Kelebihannya Baca Selengkapnya »

Sub-struktur dan Super-struktur Pada Konstruksi Bangunan

Dua komponen utama bangunan adalah substruktur dan superstruktur. Substruktur adalah bagian bangunan yang berada di bawah tanah, sedangkan superstruktur adalah segala sesuatu dari konstruksi bangunan yang berada di atas tanah. Sub-struktur Fungsi utama dari substruktur sebuah bangunan adalah untuk memindahkan beban dari superstruktur tersebut ke tanah yang ada di bawahnya. Inilah mengapa substrukturnya tepat bersandar

Sub-struktur dan Super-struktur Pada Konstruksi Bangunan Baca Selengkapnya »

Beton Prategang: Definisi dan Metode Aplikasinya

Walaupun kualitas beton sebagai material struktur bisa dikatakan sangat baik, namun beton juga memiliki beberapa kelemahan. Seperti yang dibahas di artikel mengenai beton bertulang sebelumnya, bahwa beton sangat lemah terhadap tegangan tarik. Sederhananya, beton memang kuat ketika menerima tekanan, namun ketika beton tersebut menerima gaya tarik maka bagian bawah beton akan mengalami keretakan. Oleh karena

Beton Prategang: Definisi dan Metode Aplikasinya Baca Selengkapnya »

Tugas dan Tanggung Jawab Mandor Bangunan

Setiap mandor pada proyek konstruksi bisa mendapatkan posisinya sebagai mandor setelah melalui banyak pengalaman dan memperoleh banyak pengetahuan tentang konstruksi. Tugas yang dilakukan berupa mengawasi pekerjaan tiap-tiap pekerja (tukang) dan memastikan bahwa pekerjaan yang semua pekerjaan pada proyek sesuai dengan target baik itu waku, biaya dan mutu. Terdengar sederhana memang, seakan-akan mandor hanya berdiri sepanjang

Tugas dan Tanggung Jawab Mandor Bangunan Baca Selengkapnya »

Critical Path Method: Menentukan Jalur Kritis Pada Proyek

Critical Path Method (CPM) atau Metode Jalur Kritis pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun 1950-an. Fokus utamanya untuk mengelola keuangan proyek pada saat dilakukannya pengurangan pada durasi suatu kegiatan. Umumnya metode ini dapat digunakan dalam semua bidang proyek baik itu teknik, konstruksi dan berbagai proyek lainnya. Pengertian Critical Path Method (CPM) Metode Jalur

Critical Path Method: Menentukan Jalur Kritis Pada Proyek Baca Selengkapnya »

Cara Membuat Network Diagram Metode AoA

Network Planning adalah sekumpulan kegiatan yang saling berhubungan dengan tujuan membantu dalam perencanaan, pengelolaan dan pengendalian proyek yang digambarkan dalam bentuk diagram jaringan (network diagram). Dua metode yang dikenal umum dalam Network Planning adalah CPM dan PERT. Kedua metode tersebut menjadi alat bantu dalam Manajemen Proyek, entah itu proyek konstruksi maupun proyek lainnya. Untuk penggambaran

Cara Membuat Network Diagram Metode AoA Baca Selengkapnya »

Monitoring dan Evaluasi Pada Proyek

Monitoring dan evaluasi pada dasarnya diperlukan dalam setiap proyek, hal ini dikarenakan segala sesuatu tidak selalu berejalan sesuai yang direncanakan walaupun sudah dipersiapkan secara matang. Selain itu, untuk mengidentifikasi dan memberikan reaksi yang tepat terhadap penyimpangan dan kesalahaan pada pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan perencanaan. Bahkan Proyek yang dirancang dengan baik, direncanakan secara komprehensif,

Monitoring dan Evaluasi Pada Proyek Baca Selengkapnya »

Memahami Daerah Aliran Sungai (DAS)

Salah satu yang menjadi penyebab banjir adalah kondisi Daerah Aliran Sungai yang kritis, misalkan penyimpangan tata guna lahan pada area DAS yang dimana bisa menyebabkan berkurangnya daerah resapan atau lebih buruknya bisa hilangnya daerah resapan yang berfungsi sebagai penyangga terhadai curah hujan yang terlalu tinggi. Jadi, penting bagi engineer sipil mengetahui apa itu Daerah Aliran

Memahami Daerah Aliran Sungai (DAS) Baca Selengkapnya »

Macam-Macam Metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS)

Hidrograf Satuan merupakan merupakan salah satu metode hidrologi yang paling umum digunakan untuk menaksir besarnya banjir di suatu aliran sungai yang diakibatkan oleh hujan di Daerah Aliran Sungai (DAS). Sedangkan pengertian dari Hidrograf sendiri adalah kurva hubungan antara parameter-parameter suatu aliran dan waktu. Hidrograf Satuan ini membutuhkan data hujan dan debit aliran dalam proses pembuatannya,

Macam-Macam Metode Hidrograf Satuan Sintetis (HSS) Baca Selengkapnya »

Scroll to Top