Inilah Perbandingan Jurusan Arsitektur dan Teknik Sipil yang Perlu Diketahui

teknik sipil dan arsitektur

Saat selesai menempuh bangku pendidikan sekolah menengah akhir sebagian besar di antaranya pasti akan segera memilih jurusan di Universitas yang akan mereka pilih. Di Indonesia sendiri berbagaijurusan sudah ada dan tersebar di berbagai universitas.

Jurusan yang tersedia tentunya merupakan bidang yang banyak dibutuhkan di dunia nyata atau lapangan pekerjaan. Nantinya setiap mahasiswa akan diajarkan dengan detail mengenai bidang yang akan mereka ambil. Bagi kamu yang menyukai bidang pembangunan dan sejenisnya tentu tidak asing dengan istilah teknik sipil dan arsitektur.

Tahukah kamu sebenarnya kedua istilah tersebut berbeda? Ya, pada umumnya istilah tersebut hampir sama namun faktanya terdapat perbedaan yang lebih signifikan satu sama lain. Terdapat perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil yang jarang sekali diketahui oleh mayoritas masyarakat terutama para calon mahasiswa.

Jika sudah terjun langsung pada kedua bidang tersebut tentunya kamu akan menemukan langsung secara jelas apa perbedaan dari keduanya. Keduanya memang saling berhubungan namun tetap saja dapat dibandingkan satu sama lain karena memiliki perbedaan. Jika kamu masih belum memahaminya, simak beberapa penjelasannya di bawah ini.

Proses Pembelajaran

Untuk urusan proses pembelajaran dari kedua bidang tersebut memang berbeda. dalam mempelajari ilmu teknik sipil terlebih dahulu kamu akan dikenalkan dengan berbagai ilmu pengetahuan sekaligus. Ilmu tersebut meliputi fisika, matematika, kimia, kalkulus dan geometri. Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil dalam hal ini terlihat jelas.

Pada jurusan arsitektur kamu akan lebih memadukan ilmu pengetahuan dan seni. Dalam bidang arsitektur kamu akan diajarkan untuk merancang bangunan yang estetik dan memiliki fungsi yang baik. Pada teknik sipil ilmu tersebut baru akan dipelajari jika ilmu-ilmu dasar logika yang sudah disebutkan tadi selesai dipelajari.

Sebelumnya, kamu harus mempelajari ilmu tersebut hingga tuntas. Barulah setelah itu kamu bisa mempelajari ilmu yang lebih mengarah kepada teknis pada ilmu teknik sipil. dalam hal ini kamu akan dilatih untuk memiliki logika yang sangat kuat agar bisa membuat perhitungan konstruksi bangunan.

Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil juga terletak pada detail dan logika yang lebih signifikan. Pada ilmu teknik sipil kamu akan lebih memahami setiap pekerjaan dengan terorganisir, detail, teliti, matematis dan main logika. Hasilnya kamu bisa membuat sebuah bangunan dengan lebih detail, kuat, serta ekonomis.

Sementara itu, jurusan arsitektur lebih menekankan pada seni dan perancangan dari bangunan itu sendiri. Kamu bisa bermain main dengan imajinasi untuk membuat desain pada sebuah bangunan berdasarkan fungsi dan nilai estetikanya. Kamu juga dituntut untuk bisa menjelaskan kepada dosen mengenai rancanganmu.

Kecerdasan dan logika memang dibutuhkan untuk bisa membuat rancangan yang baik. Akan tetapi, perhitungan secara matematis lebih menonjol pada jurusan teknik sipil. Sedangkan untuk arsitektur lebih mengedepankan seni dalam rancangan bangunan yang baik. Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil sudah terlihat dari pelajaran saat di bangku kuliah.

Kesempatan Karier

Perbandingan dari kedua jurusan tersebut juga terlihat dari peluang atau kesempatan kariernya. Prospek kerja untuk bidang arsitektur semakin bagus di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap properti atau sejenisnya. Untuk bisa memenuhi hal tersebut tentunya diperlukan tenaga arsitektur untuk bisa merancangnya.

Hal ini dikarenakan perlunya keseimbangan dalam pembangunan perumahan, apartemen, atau gedung yang menjadi tempat untuk menampung setiap jenis properti. Selain itu, orang lulusan Universitas dengan jurusan arsitektur cukup fleksibel untuk bisa bekerja. Kamu bisa bekerja di sebuah perusahaan arsitektur maupun menjadi PNS dalam bidang tata ruang.

Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil sebenarnya sama-sama memiliki kesempatan yang seimbang untuk bisa terjun di tengah masyarakat. Prospek pekerjaan untuk teknik sipil juga cukup luas. Salah satu contohnya kamu bisa menjadi pegawai BUMN karena di sana terdapat pekerjaan dengan tugas untuk membuat berbagai proyek.

Kamu juga bisa bekerja di perusahaan lainnya yang memiliki proyek yang cukup besar. Kesempatannya akan terus ada selama masih terdapat kehidupan manusia dan lahan maka pekerjaan untuk bidang ini akan selalu dibutuhkan. Kamu juga bisa menjadi seorang Insinyur konstruksi, kontraktor, surveyor, hingga konsultan.

Untuk mendapatkan prospek kerja yang cukup luas kamu harus serius dalam menjalankan pendidikan di bidang tersebut. Kamu bisa memilih diantara kedua jurusan tersebut yang menurutmu cukup sesuai dengan passion dalam dirimu. Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil tidak terlalu jauh dalam segi kesempatan kerja.

Job Description

Detail pekerjaan atau job description dari masing-masing jurusan tersebut memiliki perbandingan yang hampir sama. Hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mengurusi bidang pembangunan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa teknik arsitektur lebih menonjol di bidang perancangan desain atau skema.

Rancanganmu akan digambarkan dalam sebuah kertas khusus dengan detail yang sangat jelas rancangannya serta fungsi dari bangunan tersebut. Dapat dikatakan seorang arsitektur menjadi tonggak utama atau orang pertama yang dikerahkan untuk membuat sebuah bangunan. Dari sini cukup jelas bahwa perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil cukup signifikan.

Setelah rancangan dikerjakan oleh orang yang berasal dari jurusan arsitektur berikutnya skema tersebut akan dikembangkan oleh orang yang berasal dari teknik sipil. Tugas mereka ialah menguji berbagai hal yang berkaitan dengan rancangan tersebut secara sistematis dan matematis. Bahkan perhitungan biaya yang diperlukan juga sering dihitung oleh teknik sipil.

Dapat dikatakan bahwa teknik sipil sebagai pengambil keputusan apakah rancangan tersebut layak untuk digunakan atau tidak. Hal tersebut bisa diputuskan setelah berbagai perhitungan dan pertimbangan yang matang berdasarkan ilmu teknik sipil. Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil terlihat dari detail pekerjaannya.

Bangunan yang dirancang oleh arsitektur akan diuji sedetail mungkin oleh teknik sipil. Oleh karena itu, pada dasarnya keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jika dapat dibandingkan maka kedua jurusan ini sama pentingnya. Masing-masing memiliki deskripsi yang sama-sama dibutuhkan oleh masyarakat.

Kedua jurusan ini selalu berdampingan karena berdasarkan detail pekerjaannya pun berurutan dan saling membutuhkan satu sama lainnya. Sehingga, perbandingannya tidak bisa dinilai secara angka. Untuk salary atau gajih di lapangan langsung juga akan disesuaikan dengan jabatan serta keahlian masing-masing.

Jika kamu masih merasa bingung dengan perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil maka beberapa penjelasan diatas bisa menjadi dasar saat ingin memilih jurusan tersebut. Masing-masing memiliki kelebihan dan detail pekerjaan yang berbeda sesuai porsinya masing-masing. Sehingga, jika dibandingkan mana yang lebih baik rasanya sulit untuk disimpulkan.

Untuk bisa memilihnya tugasmu ialah menggali potensi atau passion dalam dirimu. Setelah itu, barulah kamu bisa memilih jurusan mana diantara keduanya yang sesuai dengan dirimu. Kesempatan kerja dan karir juga bergantung pada dirimu apakah kamu mampu menyesuaikan diri.

Kamu juga harus memiliki rasa ingin tahu dan selalu ingin belajar agar apapun jurusan yang kamu pilih kamu tetap bisa berkembang. Perbandingan jurusan arsitektur dan teknik sipil yang sudah dijelaskan sebelumnya hanya sebagai gambaran dan penjelasan untukmu. Selebihnya kamu bisa menilai sendiri dan menyesuaikan diri.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *