Cara Menghitung Kebutuhan Bahan Pondasi Batu Kali

Volume dan Kebutuhan Pasangan Batu Kali

(Sumber gambar : Ab 01 channel, youtube.com)

Pondasi batu kali merupakan pondasi yang terbuat dari pasangan batu kali atau batu belah berbentuk trapesium, yang berfungsi untuk menahan beban-beban yang bekerja diatasnya, seperti salah satu contohnya beban dari dinding. Biasanya lebih sering digunakan untuk pondasi menerus.

Sebuah bangunan tanpa pondasi menerus bisa terjadi penurunan pada bangunan tersebut, seperti terjadinya peretakan pada dinding. Jika suatu bangunan tanpa pondasi menerus, misalkan langsung sloof di atas tanah rentan terjadinya penurunan pada sloof karena beban diatasnya lebih tinggi daripadi daya tahannya, sehingga pasangan dinding pun ikut turun. Dinding menjadi tidak presisi, itu yang menyebabkan retak pada dinding.

Pondasi menerus baiknya direncanakan dengan matang, supaya menghindar terjadinya kerusakan bangunan seperti yang saya jelaskan di atas. Salah satu yang harus diperhatikan saat merencanakan pondasi menerus batu kali adalah kebutuhan materialnya.

Menghitung kebutuhan bahan/material dari pondasi menerus batu kali adalah hal yang perlu dilakukan untuk mengetahui perkiraan biaya real dari pondasi batu kali tersebut.

Ada 2 step untuk perhitungan kebutuhan material batu kali, pertama kita hitung dulu volume dari pondasinya, kedua baru masuk perhitungan kebutuhan materialnya, seperti semen, pasir dan pasangan batu kali.

Hitung Volume Pekerjaan Pasangan Batu Kali

Pondasi batu kali butuh semen dan pasir berapa

Untuk menghitung volume, pertama kita harus mengetahui dulu dimensi dari batu kali tersebut. Berdasarkan gambar di atas, tinggi 80 cm atau 0,80 m, lebar bawah sama 80 cm atau 0,80 dan lebar atas 25 cm atau 0,25 m. Dari dimensi itu kita dapat luas penampang dari pondasi, lalu tinggal dikalikan dengan panjang dari pondasinya untuk mendapatkan volume. Anggap aja panjang dari pondasi menerusnya 50 m.

Luas Penampang = ([Lebar atas + Lebar bawah]/2) x Tinggi

= ([0,25 + 0,80]/2) x 0,80

= (1,05/2) x 0,80= 0,525 x 0,80 

= 0,42 m2

Volume = Luas penampang x Panjang pondasi menerus

   = 0,42 x 50 = 21 m3

Volume dari pondasi menerus adalah 21 m3.

Hitung Kebutuhan Bahan Pondasi Batu Kali

Perhitungan kebutuhan bahan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Cipta Karya PU 2016 sebagai acuan. Pada koefisien bahan AHSP memperhatikan faktor kehilangan atau faktor susut dari bahan, jadi menggunakan AHSP sebagai acuan saya rasa nilai akurasinya sudah tinggi, kecuali adanya kelalaian pada saat pelaksanaan.

Untuk kebutuhan materialnya kita tinggal kalikan volume yang sudah kita hitung tadi lalu dikalikan koefisien bahannya.

Formulanya, Kebutuhan Bahan = Koefisien x Volume

1) Kebutuhan Bahan Pondasi Batu Belah Campuran 1SP : 3PP

Kebutuhan material pondasi batu kali
  • Batu belah = 1,2 x 21 = 25,2 m3
  • Semen Portland = 202 x 21 = 4242 Kg = 107 zak (40 kg/zak)
  • Pasir pasang = 0,485 x 21 = 10,185 m3

2) Kebutuhan Bahan Pondasi Batu Belah Campuran 1SP : 4PP

Kebutuhan semen batu kali
  • Batu belah = 1,2 x 21 = 25,2 m3
  • Semen Portland = 163 x 21 = 3423 Kg = 86 zak (40 kg/zak)
  • Pasir pasang = 0,52 x 21 = 10,92 m3

3) Kebutuhan Bahan Pondasi Batu Belah Campuran 1SP : 5PP

Kebutuhan pasir batu kali
  • Batu belah = 1,2 x 21 = 25,2 m3
  • Semen Portland = 136 x 21 = 2856 Kg = 72 zak (40 kg/zak)
  • Pasir pasang = 0,544 x 21 = 11,424 m3

4) Kebutuhan Bahan Pondasi Batu Belah Campuran 1SP : 6PP

Kebutuhan bahan pondasi batu kali
  • Batu belah = 1,2 x 21 = 25,2 m3
  • Semen Portland = 117 x 21 = 2457 kg = 62 zak (40 kg/zak)
  • Pasir pasang = 0,561 x 21 = 11,781 m3

Begitu contoh perhitungan kebutuhan material pondasi batu kali untuk pondasi dengan tinggi 0,80 m, lebar bawah 0,80 m, lebar atas 0,25 m dan panjang 50 m. Kamu bisa gunakan contoh perhitungan ini dengan desain dari pondasi batu kali yang kamu rencanakan. Semoga bermanfaat!

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *