Tips Menata Rumah dengan Konsep Minimalis, Dijamin Lebih Rapi dan Efisien!

Cari tips menata rumah dengan konsep minimalis? Kini ada banyak cara untuk mewujudkannya agar interior bangunan terlihat sederhana dan efisien. Sebenarnya penataan rumah dengan konsep minimalis sudah bukan hal baru dalam dunia arsitektur, namun masih banyak orang bingung menerapkannya.

Tidak perlu melakukan renovasi secara besar-besaran, cukup terapkan langkah sedikit demi sedikit untuk membuat konsep penataan lebih minimalis. Biasanya konsep penataan minimalis diwujudkan dengan menggunakan material terbatas, bentuk simpel, warna netral, dan tidak memakai ornamen berlebihan.

Tips Menata Rumah dengan Konsep Minimalis

Bagi Anda yang bosan dengan suasana rumah, coba lakukan penataan ulang desain rumah minimalis dengan penempatan berbeda dari sebelumnya. Untuk menghindari kesalahan dalam penataan desain ruangan minimalis, lakukan beberapa langkah mudah guna menciptakan kenyamanan tersendiri.

1.  Simpan Barang Secara Rapi dan Teratur

Sebelum membahas langkah-langkah penataannya, Anda perlu memahami konsep minimalis terlebih dahulu. Minimalis berarti “Kesederhanaan”, sehingga usahakan barang-barang yang ada dalam rumah tidak dalam kondisi berantakan pada meja, tempat tidur, dapur, dan lainnya.

Tips menata rumah lebih sederhana dengan menyimpan barang secara teratur sesuai tempatnya masing-masing. Barang dalam bentuk perabotan mini atau mainan anak kecil bisa disimpan dalam lemari khusus, sehingga membuat rumah terkesan lebih rapi dan minimalis nantinya.

2.  Hindari Menggunakan Banyak Warna

Jika ingin penampilan rumah terlihat sederhana, lebih baik hindari menggunakan terlalu banyak warna sebagai cat dinding, perabotan, dan lainnya. Warna mencolok membuat ruangan tampak glamor, belum lagi saat pemilihan warna dirasa kurang tepat dengan bagian interior.

Tips menata rumah dengan konsep minimalis dapat dilakukan dengan menggunakan warna netral seperti biru tua, putih, merah muda, dan hijau. Warna soft semacam pastel menonjolkan kehangatan dan kesederhanaan, sehingga cocok digunakan dalam konsep bangunan minimalis.

3.  Tidak Menggunakan Interior Pola Kompleks

Menggunakan pola kompleks pada bagian dinding dan lantai akan menonjolkan kesan “Ramai” dalam ruangan rumah. Penggunaan pola kompleks tentunya tidak sejalan dengan prinsip penataan minimalis, oleh sebab itu utamakan menerapkan pola sederhana dalam setiap sudut ruangan.

Tidak hanya pola dinding dan lantai yang perlu diperhatikan, namun penggunaan barang bermotif bisa mempengaruhi tampilan rumah. Gunakan perabotan dari bahan kaca motif sederhana atau aksen kayu untuk menonjolkan kesan klasik dalam bangunan rumah tersebut.

4.  Tidak Menggunakan Tanaman Hias Berbunga

Menata rumah konsep minimalis sebenarnya sangat mudah, apabila setiap orang memahami konsepnya dengan baik. Untuk membuat tampilan rumah minimalis, hindari menggunakan bunga hias karena memberikan kesan “Ramai” dalam ruangan. Lalu hiasan apa paling cocok?

Anda bisa menggunakan jenis tanaman minimalis seperti kaktus mini dan lidah buaya. Tanaman hias dengan bunga cantik lebih cocok diletakkan di luar rumah. Dengan begitu, tampilan dalam bangunan bisa lebih sederhana tanpa ada warna mencolok yang ada disekelilingnya.

5.  Memilih Barang Furnitur Secara Bijak

Untuk mewujudkan konsep ruangan terlihat minimalis, sebaiknya gunakan furnitur secara bijak sesuai dengan kebutuhan serta ruangan yang ada. Jika bangunan rumah minimalis, lebih baik hindari mengoleksi perabotan dalam ukuran besar seperti lemari pakaian, rak buku, dan lainnya.

Kini sudah banyak perabotan minimalis dengan desain artistik, Anda bisa memanfaatkannya untuk menghiasi ruangan bangunan. Intinya utamakan memakai perabotan berukuran minimalis agar membuat ruangan lebih lapang, sederhana, dan penataannya efisien.

6.  Pilih Alat Dapur Sesuai Kebutuhan

Tips menata rumah dengan konsep minimalis juga bisa dilakukan dengan mengoleksi alat-alat dapur sesuai kebutuhan. Beli alat dapur yang paling banyak digunakan setiap harinya mulai dari wajan penggorengan, spatula, panci, dan peralatan lainnya sesuai intensitas penggunaan.

Memang terkadang godaan mengoleksi alat-alat dapur sulit dihindari oleh ibu rumah tangga, Anda perlu menahannya untuk menghindari terjadinya penumpukan. Simpan perabotan dapur dalam satu tempat, kemudian tutup rapi agar tidak mudah kotor terkena debu atau noda tertentu.

7.  Hindari Banyak Sekat Ruangan

Sekat ruangan terlalu banyak hanya akan membuat hunian terlihat tidak rapi, oleh sebab itu cukup gunakan beberapa sekat dalam ruangan. Jika memang memungkinkan, Anda bisa memakai sekat perabotan untuk memisahkan antara ruang makan dengan dapur atau ruangan lainnya.

Sekat ruangan tidak terlalu banyak juga membuat bangunan lebih lapang, paling cocok digunakan dalam rumah minimalis. Cukup gunakan sekat tembok untuk memisahkan antar kamar pribadi, kamar mandi, halaman luar, dan spot keluarga. Bagaimana tampilannya lebih minimalis, bukan?

Dengan memperhatikan beberapa poin di atas, Anda akan lebih mudah mewujudkan konsep penataan rumah minimalis. Sesuaikan ukuran perabotan dengan luas ruangan bangunan rumah pribadi, sehingga mampu memunculkan kesan lapang  dan lega walaupun bangunannya memang relatif kecil.

Tips menata rumah dengan konsep minimalis bisa dilakukan dengan menyimpan barang secara rapi, menggunakan perabotan ukuran sedang, dan hiasan tanaman mini. Bagian plafon bangunan juga bisa dibuat non motif untuk mewujudkan tampilannya terlihat lebih sederhana dan elegan dari segala sisi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top